SURABAYA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Mahasiswa dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PMPM) Kelompok A6 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) berhasil mendorong potensi ekonomi kreatif warga di Kelurahan Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal. Kelompok mahasiswa ini sukses merealisasikan berbagai program mereka yang sangat inovatif, mulai dari mengubah limbah minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi yang siap jual, memberikan edukasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari kulit pisang, hingga mengembangkan website untuk pengelolaan sampah warga setempat.
Dengan mengusung tema "Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan yang Kreatif dan Produktif", kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat ini dapat dibilang tidak hanya sekadar sebagai pelaksana program. Mereka juga bertindak sebagai mitra warga dalam memetakan masalah sekaligus merumuskan solusi aplikatif terkait kebersihan lingkungan dan pengembangan ekonomi kreatif bagi warga RW 003, Kelurahan Simomulyo Baru.
Pemberdayaan Ekonomi melalui Pengolahan Limbah
Kelompok mahasiswa ini mengawali kegiatan pemberdayaan mereka dengan mengajak warga untuk menyulap limbah organik menjadi barang yang berguna. Warga diberikan edukasi sekaligus praktik langsung dalam pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang memanfaatkan limbah kulit pisang agar dapat menjadi produk bernilai guna bagi sektor pertanian skala rumah tangga.
Selain POC, para mahasiswa juga menyelenggarakan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Program ini menyasar kalangan ibu-ibu PKK dengan tujuan mengubah limbah penyumbang pencemaran lingkungan menjadi produk siap jual. Pada pelatihan ini, warga tidak hanya diajarkan teknik pembuatan, tetapi juga diberikan wawasan mengenai potensi pengembangan usaha rumahan berbasis daur ulang.
Digitalisasi UMKM dan Tata Kelola Lingkungan
Guna memastikan produk-produk kreatif tersebut dapat bersaing di pasaran, Kelompok A6 KKN UWKS juga turut memberikan pelatihan branding dan pemasaran digital terintegrasi Artificial Intelligence (AI) bagi pelaku UMKM setempat. Para pelaku usaha dilatih untuk menyusun desain promosi yang menarik serta merancang strategi pemasaran digital agar jangkauan pasar mereka semakin luas.Tidak berhenti pada pemberdayaan ekonomi warga, mahasiswa kelompok A6 KKN UWKS juga mendorong digitalisasi pada sistem administrasi lingkungan di tingkat RT 009. Hal ini diwujudkan melalui peluncuran website NoteSampah, sebuah platform digital yang dirancang untuk membantu pencatatan dan pengelolaan data sampah warga secara lebih efektif, terstruktur, dan juga transparan.
Edukasi Generasi Muda dan Kolaborasi Berkelanjutan
Di sektor pendidikan, mahasiswa menyasar generasi muda melalui penyuluhan di SMP Kartini Surabaya. Kegiatan ini mengangkat isu bahaya pergaulan bebas yang dirangkai dengan edukasi literasi digital. Agar materi tersampaikan dengan efektif, penyuluhan dikemas secara interaktif melalui pelatihan desain menggunakan aplikasi Canva dan diakhiri dengan kompetisi pembuatan poster digital.
Keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan KKN-PMPM ini tidak lepas dari sinergi yang terbangun antara mahasiswa, Dosen Pembimbing Lapangan, perangkat RT/RW, pihak Kelurahan Simomulyo Baru, serta partisipasi aktif dari warga setempat. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat mampu menghasilkan program pengabdian yang berdampak nyata dan juga berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan KKN-PMPM ini, diharapkan berbagai inovasi yang telah diinisiasi, mulai dari pengolahan limbah hingga digitalisasi tata kelola lingkungan dapat terus dimanfaatkan secara mandiri oleh warga Simomulyo Baru, sehingga bisa menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dan juga menjadi percontohan bagi wilayah lainnya.
SALAM PRODUKTIF!!
Editor: Ardian Reza Pahlevi














