Memuat...

  • 09 May, 2026

Hadapi ITS di Event Campus League 2026, Tim Basket UWKS Jadikan Kekalahan Sebagai Pelajaran Berharga

Hadapi ITS di Event Campus League 2026, Tim Basket UWKS Jadikan Kekalahan Sebagai Pelajaran Berharga

Foto pertandingan basket dari tim UWKS dengan tim ITS, Rabu (22/04/2026). Foto: Daffa/Aktual

 

SURABAYA - Tim Bola Basket Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengikuti laga perdana mereka di kompetisi Campus League Basketball Regional Surabaya 2026. Bertanding di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Rabu (22/4/2026) malam, skuad UWKS harus mengakui keunggulan tim Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dalam laga penyisihan Grup D. Kekalahan ini menjadi catatan penting sekaligus bahan evaluasi menyeluruh bagi jajaran pelatih dan pemain.  

Bermain menghadapi tim dari kampus dengan nama besar, faktor psikologis di lapangan diakui menjadi tantangan terberat bagi pemain. Lionel, mahasiswa Fakultas Hukum sekaligus pemain yang membela tim UWKS, mengungkapkan bahwa tekanan mental sangat memengaruhi performa tim pada laga tersebut.

"Tantangan yang dihadapi tiap pemain adalah mental, apalagi saat melihat brand kampus yang kita lawan lebih besar. Hal itu membuat kurang percaya diri. Kami juga kalah dengan skor yang cukup jauh, namun harapannya ke depan mental tim bisa lebih naik dan tidak gampang down meskipun melihat lawan yang lebih besar," ujarnya.

Selain faktor mental di atas lapangan, persiapan tim yang terbilang singkat di tengah kesibukan akademik juga menjadi tantangan tersendiri. Hiu Wibawa, selaku alumni Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Basket UWKS, menjelaskan bahwa persiapan efektif hanya berjalan sekitar satu hingga dua bulan. Waktu tersebut dioptimalkan untuk proses pencarian pemain, seleksi, hingga sesi latih tanding (sparring).

"Tantangan terbesarnya adalah menyatukan waktu teman-teman, karena jadwal sekolah dan kegiatan di luar kampus mereka yang berbeda-beda. Namun, kompetisi ini menandakan bahwa basket Wijaya Kusuma mulai hidup lagi, sehingga harapannya jam terbang pemain bisa semakin tinggi dan lebih semangat untuk ke depannya," jelas Hiu.

Kekalahan di laga pembuka ini tidak lantas menyurutkan semangat juang tim. Pendamping UKM Basket UWKS, Drs. drh. Eko Prasetyo Nugroho, menegaskan bahwa para pemain yang diturunkan merupakan representasi terbaik yang telah melalui proses seleksi. Ia menilai kendala utama yang terjadi murni karena demam panggung, mengingat sebelumnya tim ini juga telah berpengalaman mengikuti ajang Pomprov 2025 di Universitas Surabaya (Ubaya).

"Yang menjadi ketakutan saya justru ketika mereka tidak bisa melawan diri sendiri, artinya mereka tidak percaya dengan kemampuannya. Amat disayangkan pada game hari ini kita tidak bisa bermain lepas," ungkap Eko.

Meski demikian, jajaran ofisial tetap menaruh kepercayaan penuh kepada skuad UWKS untuk bangkit pada pertandingan selanjutnya. Keikutsertaan dalam Campus League 2026 ini dipandang memiliki visi yang lebih luas; bukan sekadar mengejar kemenangan instan, melainkan sebagai proses panjang pembinaan atlet dan wadah promosi kampus.

"Kami berusaha untuk selalu aktif mengikuti berbagai event guna menjaga eksistensi almamater. Dengan kita eksis di event ini, tentu bisa menjadi wadah promosi secara tidak langsung bahwa di UWKS ada UKM Basket yang selalu aktif. Sejauh ini kami masih percaya bahwa di game kedua melawan UKDC, kita bisa memberikan hasil yang lebih baik," pungkas Eko.

Berdasarkan jadwal, Tim Basket UWKS akan kembali bertanding melakukan laga kedua Grup D melawan Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) pada Sabtu (25/4/2026) pukul 18:00 WIB. Laga ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan mental dan performa bagi para punggawa UWKS.

Editor: Chelsea